Oleh : Darman Zebua
Ketika sebuah pertanyaan timbul mengenai nias, apa sesungguhnya kekuatan atau daya tarik pariwisata nias yang membedakannya dengan negara lain, sehingga layak dijual ?
Banyak orang akan menjawab karena keindahan alamnya, budaya yang unik, megalit yang telah berumur ribuan tahun atau karena nilai arsitektur rumah tradisonalnya. Mungkin jawaban itu menjadi sebuah jawaban yang tepat (akan tetapi ini hanya bagi orang yang belum pernah melakukan perjalanan wisata ke mancanegara yang belum pernah melihat alam, budaya, peninggalan sejarah negara lainnya).
Kembali melirik cara pengelolaan peninggalan budaya nias yang masih belum sebanding pengeloloan budaya di Mexico, Italy, Mesir, daerah Karibean lainnya dan bahkan di daerah ASEAN saja, kita masih tertinggal jauh seperti di Thailand atau di Kamboja dengan Angkor Wat yang mereka miliki sekarang ini. Oleh karena itu, haruslah disadari bahwa kekuatan pariwisata nias adalah terletak pada manusianya. Manusia yang hangat, ramah tamah, murah senyum dan senang menolong tamunya, sehingga membuat dan membentuk “rasa kangen” untuk kembali lagi. Gambaran ini adalah pada umumnya manusia nias yang memang bercirikan demikian dan akan tetapi kita akui pula bahwa memang ada juga sekelompok kecil orang-orang nias yang mempunyai tingkah laku tidak seperti yang digambarkan, dan ini hanyalah ekses dari berbagai perubahan yang saat ini sedang berlangsung di nias. Brand Image Pariwisata Nias Sejak 2001 telah ada perintisan pembentukan image terhadap masyarakat nias (Indonesia) dengan branding yang ada, Indonesia, just a smile away”
Diforum kese-kese sebelumnya ada pembahasan branding pariwisata nias yang dimunculkan oleh Pak Peterson Sarumaha (branding local) yang di antaranya :
“Nias, the Door of Indonesia’s Blessing”; “Nias, The Nurture Island”; “Nias, The Baby Island of Indonesia”; “The Ancient Megalith of Nias”; “Nias, the Island of Surfing”; “Pariwisata Nias adalah Surga bagi Peselancar” *
Branding merupakan sebuah komitment atau sebuah janji yang ditawarkan dan merupakan media untuk memposisikan pariwisata nias di pasar global, yang akan menunjukan bagaimana pariwisata nias itu ditampilkan, ditawarkan dan bagaimana nias itu dikenal oleh pasar global.
Philip Kotler (B2B Brand Management): “branding is about promising that the company’s offering will create and deliver a certain level of performance.”
Branding menunjukan ciri khas nias yang akan menjadi “Merek” pariwisata nias dalam benak pengunjung/calon pengunjung. Brand (Wikipedia): “A brand image may be developed by attributing a “personality” to or associating an “image” with a product or service, whereby the personality or image is “branded” into the consciousness of consumers.” Dalam malakukan branding pariwisata nias tentu perlu adanya langkah segmentasi dan penentuan target pasar pariwisata nias. Target pasar akan ditentukan oleh segmentasi yang merupakan pengelompokan konsumen potensional bagi pariwisata nias. Barang tentu untuk pengadaan ini dibutuhkan sebuah lembaga yaitu : Nias Toursim Board.
-
Branding Pariwisata Nias dimunculkan oleh Pak Peterson Sarumaha dalam kese-kese No. 898 tentang Brand Pariwisata Nias dalam www. niasisland.com.
-
Penulis adalah independent traveler, dan dengan senang hati ber-brainstorming dengan para netter.
-
© de zebua
-
e-mail : dezebua@yahoo.com
-
www.dezebua.wordpress.com



KOMENTAR TERAKHIR