Oleh : Darman Zebua
Berdasarkan data yang dikutip dari WTO (World Tourism Organization) pariwisata dikategorikan kedalam kelompok industri terbesar dunia (the world’s largest industry ), seperti diungkapkan oleh John Naisbitt dalam buku Global Paradox. WTO mengatakan 8 persen dari ekspor barang dan jasa, yang pada umumnya berasal dari sektor pariwisata. Pariwisata telah menjadi penyumbang terbesar dalam perdagangan internasional dari sektor jasa, kurang lebih 37 persen, termasuk 5-top exports categories di 83% negara WTO, sumber utama devisa di 38% negara dan di Asia Tenggara pariwisata dapat menyumbangkan 10 –12 persen dari GDP serta 7 – 8 persen dari total employement.Banyak negara telah gencar melakukan berbagai cara untuk menggaet wisatawan datang ke negaranya, mulai dari Dubai dengan hotel bintang tujuh, pulau artifisial, Singapore dengan berbagai objek wisata artifisial, hingga Malaysia yang menciptakan budayanya dengan mengklaim dan mematenkan budaya bangsa lain. Walaupun Indonesia digempur habis oleh berbagai bencana, pemeritah menetapkan tahun ini sebagai Visit Indonesia 2008 (yang konon pembuatan website official-nya diwarnai dengan kontroversial). Sumatara Utara pada tahun ini tidak termasuk dalam program Visit Indonesia 2008, akan tetapi pelaku-pelaku pariwisata Sumatara Utara masih optimis dengan kemajuan pariwisata Sumatara utara. Dari 100 event yang akan diadakan, Pesta Danau Toba dan Pesta Buah di Berastagi akan mewarnai Pariwisata Sumatara Utara tahun ini. Walaupun Nias tidak akan tersentuh dengan program tahun ini, akan tetapi Nias akan tetap mendukung dan akan membenahi diri. Dengan melihat trend yang dinyatakan oleh John Naisbitt dalam bukunya Global Paradox yakni bahwa “where once travel was considered a privilege of the moneyed elite, now it is considered a basic human right, maka penulis mencoba me re-design logo sederhana “ Nias – Visit Indonesia 2008”. (foto bersumber dari seach engine di internet) yang bisa menjadi eye-catching Pariwisata Nias.
Sukseskan Visit Indonesia 2008, target yang akan dicapai sebanyak 7 juta wisman yang dibanding jauh dari hasil Visit Malaysia 2007 sebanyak 21 Juta wisman.
Ya’ahowu : “ Visit Indonesia 2008 – Visit Nias 2008”
- Penulis adalah independent traveler, dan dengan senang hati ber-brainstorming dengan para netter
- © de zebua
- e-mail : dezebua@yahoo.com
- www.dezebua.wordpress.com



KOMENTAR TERAKHIR